SI TAMPAN BREWOK KUKUK ITU TELAH PERGI

Si Brewok KUKUK itu Telah Pergi ..........  Sepuluh tahun bersama  seteleh kedatangan pertams dari kawasan perbatasan Apaukayan ...,,,saat itu si KUKU Baru berumur satu bulan...manja dan lucu yang menggemaska
                                                  membuat aku terhibur..... terhibur dengan kukuk yang melebih anak kandung membuat aku sangat bahagia... seolah mengembara dalam hitan yang lebat tanpa saudara...tanpa sahabat.... tanpa keluarga....namun dia bagaikan anak yang selalu menghibur daku dikalah aku kesepian ...... kadang dengan sikap genitnya mengis ibunya...ap-isaap ibu jari tanganku yang seolah sedang menyusui dari sanga induknya.....
 
Hari terus berganti hingga kukuk memasuki usia 10 tahun  tepatnya April 2013 ..... perasaan sedih dan gelisah KUKUK nampak jelas dari pandangan matanya tanyam namun agak murung karena mungkin agak lama aku tidak menegoknya yang berada didalam kandanganya yang berada di samping rumah.....mungkin itulah kesalahan aku membuat si KUKUK murung.......

Aku menyadari penderitaan si KUKUK yang selalu aku manjakan disetiap pagi ....siang maupun sore dan malam hari............

Si Kukuk lebih senang kalau aku gendong dan dengan gigitan manja di jari dan telingaku.....dia selalu mencari kotoran atau kutu yang ada di tangan dan ke ramputku.....Dia manja dengan seolah tak pedulikan dibathinnya tersiksa dengan lukan yang berada di perutnya karena ikatan tali yang sudah begitu lama karena saya tak ada dirumah untuk mengurusnya,,,,,,,,,,


Hatiku pilu dan sakit di sayat sembilu bagaikan kehilangan anak ku sendiri..... ketika itu hari tanggal 1 Agustus 2013 merupakan hari yang selalu aku kenang selamanya .... ketika aku dipanggil pulang bahwa si kukuk kesayangan aku yang tergantung karena terlilit tali dibadannya.....aku bergegas dan menghampirinya....mgiginya mengeram menahan tasa kesakitan dengan luka yang agak membesar.....

Aku gendong dengan manja.... dia memeluk aku dengan keras.....dan manja.....namun Tuhan menghendaki lain....Tuhan lebih memilih dia pergi dengan tenang dan mengakhiri penderitaannya......tangisan ku pecah tak terbendung......aku merinti kehilangan dari si KUKU Nyang aku manjakan dan aku sayangi..... sepuluh menit dalam pelukanku...si KUKUK pergi untuk selamanya..... Selamat jalan si KUKUK yang aku sayangi....lucumu...manjamu....selalu aku kenang selalu di hari Sabtu tanggal satu bulan agustus tahun dua ribu tigas belas.........By. Ahmad Gajali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Istri Mantan Dirut Bank Kaltim di Dakwa Lakukan Perjinahan

5 Warga Kota Tepian Samarinda Diduga Gabung ISIS